Sabtu, 29 Desember 2012

Propolis Melawan Kanker Payudara

Apoptosis - Sel Kanker Bunuh Diri Akibat Propolis

Ini bukti empiris penderita kanker payudara stadium III di Surabaya. Sel kanker akhirnya metastasis atau menjalar ke lever sehingga terjadilah serosis alias kanker hati. Gejala yang khas bagi penderita kanker stadium III antara lain muncul rasa sakit bagai ditusuk-tusuk jarum. Untuk mengetahui stadium kanker, pasien menjalani tes kadar CA 15-3- untuk mengetahui antigen tumor payudara di darah. Hasil kadar CA mencapai 172,95 U/ml, kadar normalnya maksimal 30 U/ml dan pada kondisi seperti itu dokter memprediksi peluang untuk sembuh hanya 5%.

Untuk mengatasi penyakit ganas tersebut dokter menyarankan agar pasien menjalani biopsi dan 8 kali kemotrapi. Interval kemotrapi adalah 21 hari dengan biaya sekali biopsi adalah Rp. 3,5 juta dan Rp. 6 juta untuk kemotrapi. Dampak kemotrapi adalah rambut rontok dan hilangnya nafsu makan sehingga badan menjadi kurus. Setelah 4 kali kemotrapi dokter menyatakan bahwa kanker sirosis atau kanker hati sembuh. Kanker payudara yang ia idap telah metastasis ke lever, kemotrapi selanjutnya untuk mengatasi kanker payudara.
 
Menjelang kemotrapi ke 8, pasien kaget karena muncul benjolan lain di payudara yang lain yang kian hari tambah membesar dan dokter menyarankan operasi pengangkatan payudara. Operasi pengangkatan akhirnya batal karena sel kanker membesar, dan pada kondisi seperti itu biasanya pasien melirik herbal. Pasien tersebut mengkonsumsi campuran propolis, royal jeli, madu yang sudah diolah dalam bentuk sirop. Frekuensi konsumsi 3 kali sehari masing-masing 1 sendok makan dan efeknya tubuh merasa nyaman dan rasa nyeri menghilang. Benjolan di payudara mengecil dari 4 cm menjadi 0,5 cm. Ketika memeriksakan diri, dokter sampai terheran-heran melihat perkembangan sel kanker yang mengecil.

Propolis Melia kaya alkaloid, flavonoid, saponis, tannin, quertecin, vitamin dan CEPA yang bersifat anti kanker. Riset ilmiah membuktikan bahwa mekanisme penyembuhan kanker melalui antiproliferasi dan pada uji coba praklinis, tikus penderita kanker yang mengkonsumsi propolis membuktikan ukuran nodul mengecil dari 4 cm menjadi 0,5 cm dalam sebulan.

Flavonoid dari propolis akan menghambat protein kinase pemicu penggandaan sel dan mengaktifkan apoptosis. Apoptosis adalah kondisi dimana sel kanker melakukan bunuh diri sehingga dengan sendirinya sel-sel kanker berkurang dan menghilang.

Sumber : meliapropolis.org

Rabu, 19 Desember 2012

Propolis Mampu Mengatasi Kanker

Penggunaan propolis sebagai bahan alami untuk kesehatan manusia masih terus dipakai hingga saat ini dan menunjukan peningkatan yang luar biasa sejalan dengan Ilmu Pengetahuan hasil riset para ilmuwan tentang kegunaan Propolis sebagai bahan campuran obat di dunia kedokteran.
Sama seperti bagi para lebah, Propolis digunakan pula oleh manusia dalam melindungi tubuh manusia dari serangan bakteri, virus dan jamur. Kecepatan kerja dan keaktifan dari propolis dalam bereaksi menahan serangan kuman merupakan keunggulan dari propolis dibandingkan dengan bahan alami serupa lainnya. Efek perlindungan akan segera terasa sesaat setelah mengkonsumsi propolis.

Kegunaan propolis yang telah diketahui dari penelitian para ilmuwan biologi a.l:
1. Anti virus dan anti bakteri
2. Anti parasit- aktif dalam melawan Giardia sp. Dan Trichomonas sp.
3. Anti peradangan-menyembuhkan dan regenerasi
4. Anti oksidant- aktif mencegah penuaan dini
5. Anti tumor dan perlindungan terhadap radiasi
6. Meningkatkan imunitas tubuh- menstimulir produksi anti bodi

Studi ilmiah menyimpulkan bahwa propolis memerangi parasit Giardia sp yang menjadi penyebab gangguan dalam pencernaan pada anak2 dan gangguan di usus 12 jari pada orang dewasa. Propolis juga memerangi Trichomonas sp. Yang menjadi penyebab peradangan vaginal dan saluran kemih pada wanita.

Fungsi penting dari propolis adalah menstimulir sistim imunitas tubuh dalam melawan penyakit. Hal ini sangat penting terutama bagi orang yang memiliki daya imunitas rendah atau mengalami penurunan jumlah lekosit dalam tubuh.

Anak anak dengan daya tahan tubuh rendah ditandai dengan mudah terserang penyakit pernafasan. Setelah menggunakan propolis daya tahan tubuh mereka akan meningkat dan menjadi solusi bagi masalah gangguan saluran pernafasan yang terus berulang. Propolis sangat efektif dalam penyembuhan radang amandel, sunisitis dan influenza.
Secara umum manusia mendapatkan manfaat yang sangat besar dengan adanya Propolis. Sangat sedikit orang yang memiliki alergi terhadap keajaiban alam ini.
Propolis membantu masalah kesehatan seperti :
  1. Batuk / asthma / bronchistis
  2. Sinusitis / flu / demam /  sakit kepala
  3. Luka benda tajam ( bakar ), bengkak
  4. Infeksi  kulit, telinga, gigi, gusi, jerawat/bisul
  5. Infeksi vagina, herpes,
  6. Penyakit kulit & jamur
  7. Kanker / tumor
  8. Jantung, ginjal, hati, diabetes, hepatitis
  9. Darah tinggi / darah rendah
  10. Asam urat / rematik
  11. Gangguan pencernaan / maag
  12. Ambeien